MATERI : bimbingan pribadi
MEMBOLOS
1.
Pengertian Membolos
Membolos dapat
diartikan sebagai perilaku siswa yang tidak masuk sekolah dengan alasan yang
tidak tepat. Atau bisa juga dikatakan ketidak hadiran tanpa alasan yang jelas. Membolos
merupakan salah satu bentuk dari kenakalan siswa, yang jika tidak segera
diselesaikan / dicari solusinnya dapat menimbulkan dampak yang lebih parah
2.
Faktor-faktor Penyebab Siswa Membolos
ü
Faktor Keluarga
Orang tua tidak
peduli pendidikan Sikap orang tua terhadap sekolah juga memberi pengaruh yang
besar pada anak. Jika orang tua menganggap bahwa sekolah itu tidak penting dan
hanya membuang-buang waktu saja, atau juga jika mereka menanamkan perasaan pada
anak bahwa ia tidak akan berhasil, anak ini akan berkurang semangatnya untuk
masuk sekolah.
ü
Membeda-bedakan anak
Ada orang tua
yang beranggapan bahwa pendidikan bagi anak laki-laki lebih penting daripada
anak perempuan. Anak laki-lakilah yang menjadi tumpuan dan kebanggaan keluarga,
sementara anak perempuan pada akhirnya akan kawin dan hanya mengurusi masalah
dapur, sehingga tidak memerlukan pendidikan yang terlalu tinggi. Dalam hal ini
anak perempuan didorong untuk tidak masuk sekolah.
ü
Mengurangi uang saku.
Meskipun tidak
semua anak menginginkan uang saku yang banyak, namun tidak sedikit pula
anak-anak yang merasa kurang percaya diri jika uang saku mereka sedikit
dibanding dengan teman-temannya. Sehingga akibatnya pada anak tersebut ialah ia
menjadi malas untuk masuk sekolah.
ü
Rendah Diri.
Sering rasa
kurang percaya diri menjadi penghambat segala aktifitas. Faktor utama
penghalang kesuksesan ialah kurangnya rasa percaya diri. Ia mematikan
kreatifitas siswa. Perasan rendah diri tidak selalu muncul pada setiap mata
pelajaran.
ü
Perasaan Termarginalkan.
Seringkali anak
dibuat merasa bahwa ia tidak diinginkan atau diterima di kelasnya. Perasaan ini
bisa berasal dari teman sekelas atau mungkin gurunya sendiri dengan sindiran
atau ucapan. Siswa yang ditolak oleh teman-teman sekelasnya, akan merasa lebih
aman berada di rumah. Ada siswa yang tidak masuk sekolah karena takut oleh
ancaman temannya. Ada juga yang diacuhkan oleh teman-temannya, ia tidak diajak
bermain, atau mengobrol bersama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar